Kamis, 28 November 2019

Cara Menstabilkan Koneksi Internet untuk Input Data PMP

Salam Muser-muser


Pengerjaan PMP tahun ini di input secara online dan offline. Karena itu diperlukan koneksi internet yang stabil, agar data dapat terkirim secara maksimal. Koneksi yang tiba-tiba down atau melemah, pasti akan membuat jengkel, dan mungkin bisa memicu tensi naik. Di sini kita akan mencoba memanfaatkan aplikasi bawaan Windows, kita ping dari Command Prompt.

Pertama-tama, pastikan komputer kamu sudah terhubung ke internet. Langkah selanjutnya, jalankan Command Prompt atau CMD pada komputer dengan cara:
Untuk Pengguna Windows 8 dan Windows 10
Klik kanan pada Logo Start dan pilih Command Prompt (Admin).
Untuk Pengguna Windows 7
Klik Start, ketik Command Prompt pada kolom pencari. Kalau sudah ketemu, klik kanan dan pilih Run as Administrator. Harus membuka CMD menggunakan Administrator, karena jika tidak, maka CMD akan dijalankan sebagai Pengguna  Biasa.


Setelah CMD (Command Prompt)  terbuka, sekarang kamu harus melakukan pengecekan alamat IP. Caranya:
Dari Command Promt, ketik ipconfiq/all <Enter>

Akan munul data-data konfigurasi yang ada tersebut, cari DNS Server (gambar di atas yang fontnya berwarna kuning, maaf yang leptopnya masih monochrome ya.... h h h h), kemudian catat atau ingat angka dari DNS Server tersebut. Sampai tahap ini, biarkan CMD tetap seperti itu (tidak perludi tutup).  Setelah berhasil menemukan angka DNS Server-nya, langkah selanjutnya:

Ketik ping -l 800 <angka dns> -t, lalu tekan Enter.
Contoh, di sini saya ketikkan ping -l 800 192.168.3.1 -t

Keterangan:
- : Tanda Kurang
l : Huruf l Kecil
800 : Artinya data yang dikirimkan adalah sebesar 800 byte. Kamu bisa menggantinya sesuai keinginan kamu. Dan huruf t : Untuk memastikan agar koneksi tidak terputus.

Jika langkah yang kamu lakukan benar,  selanjutnya akan muncul beberapa data seperti pada screenshot di bawah ini, itu tandanya koneksi internet kamu sudah stabil.

Perlu diingat! CMD (Command Prompt)  harus tetap dibiarkan seperti itu (tidak perlu ditutup), tetapi kalau mengganggu, maka kamu bisa minimize saja. Jika kamu sudah selesai menggunakan internet, maka kamu bisa close jendela Command Prompt dan koneksi akan kembali normal seperti biasa.

Selamat mencoba, jika berhasil jangan lupa kabari teman yang lain.
Semoga Berhasil

Jumat, 22 November 2019

Mengerjakan PMP secara BERJAMAAH




Akhirnya setelah cukup lama dibuat pusing EDS Daring  yang hanya bisa muser-muser sepanjang hari, lambannya loading setiap kuesioner membuat waktu pengerjaan 1 instrumen saja bisa menghabiskan kuaci 1 pak. Sebuah waktu yang cukup lama bukan? Mengingat batas pengisian data PMP akan cut off sebentar lagi (1 Desember 2019, tapi mari kita berdo’a bersama mudah-mudahan diundur 1 atau 2 bulan lagi,  h h h) . Bayangkan saja jika kuaci tersebut dikalikan dengan jumlah instrumen yang perlu di entri. Tentu butuh berpak-pak kuaci, hitung sendiri ya.... belum lagi instrumen yang gagal tersimpan, pasti akan nambah #@$@!$%^&.

Dan kekesalan Operator Sekolah (OPS) sepertinya sedikit terobati dengan dirilisnya EDS Luring (Offline). Namun begitu kalau semua entri data PMP hanya diserahkan pada OPS dengan satu perangkat, tentunya deadline yang tinggal beberapa hari ini tidak akan terkejar.

Mungkin masih ada OPS yang bertanya, bisakan entri data PMP dilakukan bersamaan dengan banyak komputer atau laptop? Supaya data segera terselesaikan dengan cepat dan tepat agar tugas PMP yang menumpuk itu cepat terselesaikan.
Tentu jawabannya bisa. Aplikasi ini memang dirancang untuk bisa digunakan secara bersama. Terutama oleh PTK, dengan login menggunakan akun GTK yang telah di entri melalui Aplikasi Dapodik.

Yang perlu diperhatikan untuk dapat mengerjakan PMP secara bersama-sama adalah harus tersedia lebih dari 1 laptop atau komputer, karena salah satu dari laptop tersebut akan dijadikan server. Dan untuk komputer yang akan dijadikan Server (lebih afdhol lagi jika yang dijadikan server core i7, core i5, minimal core i3 – matur sama Bendahara BOS “jangan pelit-pelit amat belanja untuk keperluan OPS”) harus di Instal telebih dahulu Aplikasi PMP dan Dapodik.

Langkahnya?
1.  Siapkan komputer yang sudah terinstal Dapodik (terbaru) dan tentunya terinstal EDS Offline, untuk dijadikan sebagai komputer server (komputer babonane)
2.  Cari nomor IP Address(opo meneh kuwi? Trus goleke ko ngendi?)
Masuk ke Command Prompt dari menu Run, ketik CMD <enter>
 
3.  Setelah keluar jendela Command Prompt, ketik ipconfig
 
Selanjutnya (jika menyadari memori kurang 1GB) catat nomor IP Address
yang tulisan warna kuning itu mesti dihafalkan dan harus hafal
Selanjutnya
4.  Aktifkan EDS Offline di komputer server
5.  Buka browser (disarankan Chrome) di komputer klien (bisa hape, leptop, tablet, atau sebangsanya)
6.  Pada Address Bar, ketikkan nomor IP Address:local host pmp yang sudah anda hafalkan tadi, contoh di atas : 192.168.3.50:1745
7.  Selanjutnya tinggal masukkan user dan password.

Dan, taraa..... EDS pun bisa dikerjakan beramai-ramai sambil ngerumpi dan makan kuaci.


Catatan: 
Banyak kasus terjadi, setelah mendapatkan IP Address Aplikasi PMP tidak bisa digunakan. Hal ini disebabkan Windows Firewall masih aktif. Untuk itu, Pastikan windows firewall anda dinonaktifkan, meskipun ini bukan keharusan (karena untuk laptop yang saya pakai Firewallnya masih on tetap jalan dengan normal).
Caranya?
Cari menu windows firewall pada kolom pencarian di laptop anda. Kemudian klik turn windows firewall on or off. Selanjutnya pilik turn of windows firewall dan tekan ok.

Kasus kedua, jika sudah berhasil konek namun kemudian muncul pesan username dan password salah padahal username dan password sudah sesuai, coba instal Path ini.


Ingat ya, anda harus menggunakan satu jaringan internet yang sama. Mengapa harus demikian? Sebab nanti akan diambil IP adress PC yang terkoneksi dengan internet tersebut. Komputer lain yang digunakan untuk mengerjakan kuesioner PMP hanya bisa terkoneksi dengan aplikasi PMP asalkan sinyal internet yang digunakan sama.

Ketika mengerjakan kuesioner PMP secara bersama-sama, seorang operator sekolah memiliki peran yang sangat penting. Ia harus mampu menjadi pengarah terhadap para responden yang akan mengisi PMP. Sebab dapat dipastikan, terutama bagi peserta didik cukup kebingungan mengenai mekanisme menjawab setiap butir kuesioner.


Usahakanlah, setiap responden selesai menjawab semua data kuesioner PMP dalam waktu itu juga. Apabila hanya setengah-setengah saja akan menyulitkan, karena harus melakukan input data pada keesokan harinya.
Setiap selesai mengisi kuesioner pada setiap poin, jangan lupa harus anda simpang. Jika tidak, maka data yang diinputkan secara otomatis akan terhapus oleh sistem. Tentu anda semua tidak ingin mengalami hal ini. Sudah lama-lama bekerja tapi pada akhirnya data harus terhapus.

Pekerjaan sebagai operator dapodik sebenarnya tidaklah cukup memberatkan asal kita tahu cara mengerjakan setiap tugas dengan cerdas. Salah satunya adalah pengisian data PMP ini. Jika hanya menggunakan 1 laptop saja tentu membutuhkan waktu yang sangat lama dan juga melelahkan sekali.

Pastinya semuanya juga tergantung dengan kerjasama yang baik antara semua pihak di dalam sekolah. Apabila semua komponen tersebut mau saling bahu membahu mengerjakan PMP secara bersama, maka bukan mustahil jika aplikasi ini bisa diselesaikan hanya dalam waktu 1 jam saja sebagaimana tidak mustahilnya Nabi Sulaiman memindahkan singgasana Ratu Bilqis.


Demikian Cara Entri Data PMP secara BERJAMAAH. Semoga dapat membantu kerja para Operator Dapodik semuanya khususnya saudara-saudara saya GTK/PTK di Kecamatan Keling.


 Gerit, 22/11/19 -- 00:37

Rabu, 20 November 2019

Pesta Siaga Kwaran Keling


Suasana berbeda terlihat di area outbound RS Rehata Kelet, Rabu (20/11/2019).
Pagi ini, sepi berganti dengan keramaian lain nampak aktivitas anak-anak mengenakan baju pramuka berlalu-lalang.
Mereka tidak lain ialah pelajar dari SD dan MI dari seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Keling yang turut menjadi peserta Pesta Siaga Kwartir Ranting Kecamatan KelingTahun 2019.
Diharapkan kegiatan tersebut dipergunakan sebagai sarana mengasah kemampuan, keterampilan dan kerjasama dalam kepramukaan.
Dalam  pestasiaga dimana turut didalamnya diadakan sejumlah perlombaan yang terpenting bukanlah menang atau kalah melainkan mendapat pengalaman. Pelajaran serta nilai-nilai kebersamaan dan persatuanlah yang harus diautamakan diantara sesama peserta kepramukaan serta tidak lupa tetap bergembira.
Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mempererat persaudaraan, melatih disiplin serta saling toleransi. Adapun yang dilombakan dalam kegiatan tersebut tidak lain hanya sebagai bentuk pelatihan pendidikan karakter peserta.
Ada lomba taman ketakwaan, patriotisme dan baris berbaris, bumbung kemanusiaan, ketangkasan dan juga pentas budaya.

Menaklukkan Harimau



Suatu kali di sebuah desa, ada seorang istri yang mengeluhkan perubahan sikap suaminya. Sang suami yang kembali dari perang membela kerajaan, kini berubah perangainya.

Jika dulu penyabar dan sangat menyayangi istrinya, kini menjadi gampang marah, mudah tersinggung, dan bahkan sering mengeluarkan kata-kata kasar.
Awalnya, sang istri berusaha terus bersabar dengan kondisi tersebut. Ia yakin, suaminya suatu saat akan berubah kembali seperti semula. Namun, beberapa bulan berlalu, entah mengapa perangai suaminya tidak juga berubah.
Sang istri nyaris putus asa, bahkan sudah berniat menyudahi pernikahan mereka. Beruntung, saat mengadukan masalahnya pada seorang sahabat dekat, ia mendapat informasi adanya seorang pertapa di gunung yang sangat sakti.
Demi kecintaan yang mendalam kepada suaminya, sang istri pun menempuh perjalanan cukup jauh untuk bertemu dengan sang pertapa.
“Wahai pertapa yang baik, aku punya masalah dengan suamiku yang berubah sifatnya setelah pergi menunaikan tugas membela kerajaan. Apakah Anda bisa membuatkan ramuan sakti, atau adakah cara lain untuk mengembalikan sifat kasih suamiku seperti dulu?”
Tampak sang pertapa berpikir sejenak. “Memang, ada banyak orang yang berubah sifat setelah usai berperang. Sebenarnya itu wajar, mengingat perang meninggalkan banyak korban dan kepedihan. Jangan khawatir, ada sebuah cara untuk itu. Hanya perlu satu syarat lagi, agar harapanmu bisa terkabulkan.”
“Apa itu?” tanya sang istri tak sabar. “Aku pasti akan segera memenuhinya.”
“Aku hanya butuh tiga lembar kumis harimau di hutan!” sebut sang pertapa yang membuat sang istri kaget.
“Bagaimana aku bisa mengambil kumis dari binatang buas itu?”
“Semua terserah padamu. Kamu yang butuh ramuan ini, lakukan perintahku ini. Jika tidak, ramuan ini tak akan bisa bekerja seperti yang kamu minta,” seru pertapa tegas.
Meski berat syarat yang diminta—karena begitu besar cintanya dan tak ingin keluarganya berantakan—si istri menurut. Maka, setelah tahu ke mana biasanya harimau bersarang di tengah hutan, dikumpulkan keberaniannya untuk mengamati sang harimau.
Beberapa hari mengamati, si istri mendapat akal. Di sebuah pagi buta, sebelum harimau keluar dari sarangnya, ia menyiapkan nasi yang dilumuri kuah daging di depan sarang harimau. Pelan sekali ia melakukan itu. Tentu, dengan hati berdebar, ia tak ingin membuat harimau terbangun dan menerkamnya.
Lantas, dari jauh, ia pun mengamati, apakah harimau itu mau makan makanan pemberiannya.
Ternyata, meski semula didiamkan, lama-lama makanan tersebut mulai dijilati harimau dengan lahap. Si istri senang, taktiknya berhasil. Maka, hari-hari berikutnya—meski tetap dengan ketakutan yang masih bersisa—ia terus memberikan mangkuk nasi dengan aroma kuah daging.
Beberapa bulan berlalu. Saat itu, keberaniannya mulai bertambah. Sang harimau pun seperti sudah akrab dengan kebiasaannya menyediakan mangkuk nasi aroma daging.
Saat ia mendekati sarang harimau, derap kecil langkahnya mulai dikenali sang harimau. Sehingga, tak lama ia menaruh mangkuk, sang harimau segera datang memakan dengan lahap.
Begitu seterusnya, hingga akhirnya, si istri mulai berani lebih dekat lagi dengan harimau yang terlihat lebih jinak.
Tak terasa, delapan bulan lamanya. Akhirnya si istri dan harimau kini benar-benar menjadi sahabat akrab. Si istri sering mengelus kepala harimau, dan sebaliknya, harimau kerap bermanja-manja dengan si istri.
Saat itulah, si istri dengan kelembutannya memohon pada harimau untuk mau memberikan tiga helai kumisnya sebagai bagian dari ramuan untuk suaminya.
Tak lama kemudian, si istri datang kepada sang pertapa untuk memberikan tiga helai kumis harimau tersebut. Sang pertapa pun bertanya, apakah benar itu adalah kumis harimau hidup yang asli. “Ceritakan padaku bagaimana kamu bisa mendapatkan kumis itu?”
Si istri lantas berkisah, bagaimana selama delapan bulan terakhir, ia mencoba menaklukkan keganasan harimau. Dari awalnya sangat takut, pelan-pelan mencoba memberikan makanan, hingga akhirnya menjadikan harimau itu sebagai sahabat.
Sang pertapa lantas mengangguk-angguk senang. Namun tiba-tiba, tiga kumis harimau itu bukannya dibuat ramuan, tetapi malah dibuang ke perapian dan segera lenyap tak berbekas.
Si istri terkejut sekali dengan tindakan sang pertapa. “Pak pertapa, mengapa melakukan itu…? Itu adalah kumis harimau yang aku dapat dengan perjuangan sangat berat…!” ratap si istri.
Tenang, sang pertapa menjawab. “Kamu tak perlu ramuanku lagi. Kamu lihat, harimau yang ganas saja bisa takluk dengan kesabaranmu. Lalu, bagaimana jika hal yang sama kamu perlakukan pada manusia, yakni suamimu? Aku yakin, emosi yang sering muncul dari suamimu pelan tapi pasti bisa kamu taklukkan seperti kamu menjinakkan harimau itu. Pulanglah, kembali pada suamimu, dan perlakukan dia dengan kesabaran dan kasih sayang.”
Kisah tersebut adalah cerita tentang kegigihan seseorang dalam mencoba memecahkan masalah yang dihadapi. Butuh kesabaran ekstra, bahkan sangat lama, untuk mengatasi kondisi-kondisi yang kadang memang kurang mengenakkan.
Tapi, semua bisa dihadapi dengan kesabaran dan ketekunan. Masalah datang bukan untuk ditinggalkan, tapi diselesaikan. Halangan dan rintangan memang kerap mengunjungi hingga membuat kita terasa tersakiti, tapi sebenarnya itu adalah “ujian” untuk membuat kita menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
Untuk meraih sesuatu memang butuh pengorbanan. Tak ada proses yang berjalan instan. Seperti kisah si istri penakluk harimau yang saya bagikan ini.Kesabaran tingkat tinggi yang ditunjukkan mampu menjadi solusi luar biasa—yang bahkan dianggap mustahil pada awalnya—untuk mengatasi persoalan apa saja.
Mari, sadari bahwa semua berproses. Kuatkan keyakinan, tambahkan kesabaran, mantapkan ketekunan. Niscaya, akan ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meraih kemenangan sejati.

Kisah Tenggelamnya Kapal Pesiar

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”
Sebagian besar murid-murid itu menjawab,
“Aku benci kamu!”
“Kamu tau aku buta!!”
“Kamu egois!”
“Nggak tau malu!”
Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.
Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”
Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”
Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.
Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal.
Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”
Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.
Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.
Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.
Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.
Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.
Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya.
Mereka yang sering menyanjungmu setinggi langit, mungkin bukan karena engkau pahlawan, tapi mungkin karena mereka memaafkan keburukanmu.
Mereka yang selalu menghinamu dan menghakimimu, mungkin bukan karena mereka membencimu, tapi karena mereka ingin menguji ketulusan cintamu.

Senin, 11 November 2019

Kisi-kisi dan Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Tahun 2019


Program Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) akan dimulai dengan melaksanakan seleksi administrasi bagi guru yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tahun 2017 sebanyak 26.298 orang.
Selain itu, Dirjen GTK juga akan melakukan verifikasi serta validasi ulang untuk guru yang dinyatakan lulus administrasi, tetapi belum ditetapkan sebagai peserta PPG tahun 2019 sebanyak 38.457 orang.
Pelaksanaan pretest sebagai tahap awal Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan tahun 2020 sebagai upaya untuk mengetahui capaian kompetensi awal peserta PPG.
Hasil pretest tersebut nantinya akan digunakan sebagai pedoman pemetaan kompetensi guru untuk Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Di dalam membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi pretest PPG Dalam Jabatan tahun 2020, berikut ini admin bagikan kisi-kisi dan latihan soal pretest PPG Dalam Jabatan.
Kisi-kisi dan latihan soal ini dapat memberikan gambaran tentang bentuk soal pretest PPG Dalam Jabatan tahun 2019 yang nantinya akan Anda kerjakan.
Anda dapat mendownload kisi-kisi dan latihan soal pretest PPG Dalam Jabatan tahun 2019 ini melalui tautan berikut.
Kisi-kisi Soal Pretest PPG Dalam Jabatan 2019
Kisi-kisi Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Mata Uji Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kisi-kisi Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Mata Uji Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Kisi-kisi Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Mata Uji PJOK.
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan 2019
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Pedagogik 1 (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Pedagogik 2 (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Pedagodik 3 (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Kepribadian (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Profesional (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Kompetensi Model Pembelajaran (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan Peraturan Pendidikan (Download)
Latihan Soal Pretest PPG Dalam Jabatan (Siap Soal UKG Tahun 2015) (Download)
Demikian kisi-kisi dan latihan soal pretest PPG Dalam Jabatan 2019. Semoga bermanfaat.

Jumat, 08 November 2019

PERINGATAN MAULID NABI DI SDN 2 KALIGARANG

KEGIATAN PERINGATAN MAULID NABI 
DI SDN 2 KALIGARANG

 

KALIGARANG – SDN 2 Kaligarang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad . Kegiatan tersebut diadakan di Aula Sekolah pada hari, Jum’at 8 November 2019.

Kegiatan Peringatan Hari Besar Islam di Sekolah sudah seharusnya dilaksanakan oleh, untuk, dan dari siswa sendiri. Selain acara inti kegiatan-kegiatan yang merangsang kemampuan dan ketrampilan siswa yang bernuansa islami harus diberikan kesempatan untuk diekspresikan sehingga bakat dan kemampuan siswa tersebut bisa lebih berkembang. Selain itu siswa juga bisa saling belajar dan memberikan respek atas penampilan teman-temanya.



Maulid Nabi Muhammad adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad , yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad  wafat.
Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Ada tiga tujuan mengapa umat Islam diharapkan memperingati Maulid Nabi Muhammad . Tujuan pertama dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad umat Islam harus bersyukur kepada Allah karena telah mengutus nabi Muhammad untuk menyebarkan Islam. Tujuan kedua umat Islam harus bersyukur kepada Nabi Muhammad karena telah mengajarkan Islam. Beliau telah melakukan perubahan besar yakni transformasi dari zaman kegelapan ke zaman penuh iman, tujuan ke tiga dengan diadakannya Maulid Nabi Muhammad , diharapkan yang menyelenggarakan dan menghadiri perayaan tersebut dapat mencontoh dan meneladani sifat-sifat yang dimiliki Nabi Muhammad .

Nabi Muhammad merupakan contoh dan teladan bagi umat Islam.
Peringatan tersebut diisi oleh para siwa SD Negeri 2 Kaligarang yang diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dialnjutkan dengan pembacaan Shalawat Nabi dan Kisah Keteladanan Rasullah Muhammad , dan diakhiri dengan game-game islami. Acara ini melibatkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan dan siswa SD Negeri 2 Kaligarang.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 2 Kaligarang yang diwakili Guru PAI, mengajak para siswa untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. “Hal itu sesuai dengan penegasan Rasulullah SAW sendiri, bahwa beliau diutus kepada umat manusia untuk menyempurnakan akhlak. Allah pun menegaskan di dalam Alquran, bahwa pada diri Rasulullah  terdapat contoh akhlak yang baik untuk diteladani oleh umatnya,” tuturnya.